Prof. Zaenal, dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada mahasiwa yang terpilih mengikuti ISMP UIN Gus Dur Pekalongan. “Saya berharap ke depan akan lebih banyak mahasiswa yang mewakili masing masing program studi dalam mengikuti International Student Mobility Program,” ujar Prof. Zaenal. Prof. Zaenal juga berharap, kesembilan mahasiswa yang mengikuti ISMP bisa mewakili UIN Gus Dur dalam banyak hal seperti mengikuti seminar maupun mengenal budaya Thailand. “Tampilkan yang terbaik karena saudara merupakan pioneer dalam kegiatan resmi dari UIN Gus Dur. Anda juga perlu berinteraksi dengan baik dengan semua peserta,” tuturnya.
Prof. Zaenal mengungkapkan kesembilan mahasiswa tersebut tidak hanya membawa nama prodi tapi membawa nama universitas. “Tidak semua mahasiswa UIN Gus Dur yang bisa ikut program ini, maka kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik baiknya meskipun hanya 14 hari di sana,”ucap Prof. Zaenal. Dari kegiatan ISMP ini, para peserta diharapkan akan punya wawasan yang lebih baik dan bisa mengenal dunia global karena banyak hal yang bisa diambil manfaatnya untuk kehidupan para mahasiswa. “Semoga 2 minggu ini banyak hal yang bisa mengakselerasi pengalaman kehidupan Anda,” ucapnya.
Bagi kesembilan mahasiswa yang terpilih ini merupakan kesempatan langka untuk mengambil pengalaman yang mahal harganya. Prof. Zaenal menuturkan, supaya kesembilan mahasiswa tersebut bisa menunjukkan mahasiswa yang berwawasan global. Prof. Zaenal juga berpesan kepada para peserta ISMP untuk menjaga dokumen yang dibawa seperti paspor, maupun barang bawaan lainnya seperti koper. Jaga Kesehatan.pelajari perbedaan budaya, kedepan jumlah peserta ISMP harus ditingkatkan,” pungkasnya.
Kepala Pusat Layanan Internasional, Isriani Hardini, M.A., Ph.D. mengungkapkan bahwa ISMP ini merupakan program unggulan universitas yang didasarkan pada Rencana Induk Pengembangan (RIP) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada tahun 2024 yang berada di tahap persiapan World Class University.
Adapun sembilan mahasiswa yang mengikuti International Student Mobility Program (ISMP) ke Krirk University, Bangkok Thailand yakni; Desi Lestari dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Nely Haliza, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Winasari dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Dzatil Bayani dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Devina Aisyah Vidyadari dari Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Dhimas Nur'Afif Adji dari Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Mohammad Raihan Kumala Putra dari Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Sabiq Muhammad Zaki dari Program Studi Akuntansi Syariah, dan Hana Ariani Sholehati dari Program Studi Hukum Tata Negara.
Penulis : Baryachi
Editor : Isriani Hardini

