More...
Pekalongan (23/07) — Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) kembali menyelenggarakan proses seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) melalui jalur Sistem Ujian Mandiri On-site (SUMO). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Selasa–Rabu, 22–23 Juli 2025, bertempat di lantai 4 Gedung FEBI Kampus 2 UIN Gus Dur, Kajen.
Pekalongan (22/07) — Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan melalui International Office menggelar kuliah tamu internasional bertajuk International Guest Lecture (IGL) yang mengangkat tema “Stranger-kingship and Diarchic Leadership in Indonesia”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber istimewa, Prof. Dr. Seung-Won Song, seorang pakar dari Hankuk University of Foreign Studies (HUFS), Korea Selatan.
Perpanjangan Pembayaran UKT Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN, SNBT, UM-PTKIN dan Mandiri

Pekalongan (22/07) – Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) hari ini (Selasa, 22 Juli 2025) resmi adakan Sistem Ujian Mandiri Onsite (SUMO). Ujian yang berlangsung di Lab Komputer lantai 4 Gedung FEBI ini akan berlangsung selama 2 hari, tanggal 22 hingga 23 Juli 2025 dengan diikuti 536 peserta.
Tim Riset Kolaborasi UIN Gus Dur Pekalongan Gelar Seminar Expert Meeting Menelusuri Jejak Rempah di Asia
Written by HumasPekalongan (21/07) – Tim kolaborasi riset Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) dengan Tim Riset dari UIN Siber Syeh Nurjati Cirebon (UIN SSC) gelar Seminar Expert Meeting dengan mengusung tema “Menelusuri Jejak Rempah di Asia: Warisan Pengobatan dalam Manuskripsi dan Sejarah Peradaban”. Seminar ini merupakan program Mora the Air Funds yang didanai oleh Kementerian Agama RI dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dilaksanakan di Hotel Santika Pekalongan pada Senin, 21 Juli 2025.
Penetapan Hasil Banding UKT Semester Gasal 2025/2026
Bahasa Asing Jadi Kunci SDM Unggul di KITB, UIN Gus Dur Pekalongan Siap Jawab Tantangan Lewat Program Bahasa
Written by HumasPekalongan (17/07) - Tuntutan akan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan siap pakai di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) kian spesifik, terutama pada aspek kemampuan berbahasa asing. Seiring meningkatnya investasi dari perusahaan-perusahaan global, khususnya dari Tiongkok, kebutuhan akan tenaga kerja yang menguasai bahasa Mandarin, Inggris, Jepang, dan Korea semakin mendesak.
UIN Gus Dur Jalin Sinergi Strategis dengan KITB, Warek III UIN Gus Dur Paparkan Profil Kampus di Hadapan Petinggi Industri
Written by HumasBatang (17/07) - Dalam upaya membangun konektivitas antara dunia pendidikan tinggi dan industri, Universitas Islam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) mempresentasikan potensi akademik dan sumber daya alumni di hadapan petinggi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Forum PHRD Pekalongan Raya pada Kamis, 17 Juli 2025.
Nasaruddin Umar: Teladan Kepemimpinan Sampaikan Maaf 75 Tahun Kemenag Mengelola Haji
Written by HumasJakarta – Usai berakhirnya penyelenggaraan ibadah haji 2025, Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh jemaah haji Indonesia. Permintaan maaf itu menjadi sorotan dan simbol keteladanan kepemimpinan seorang ulama dan negarawan yang rendah hati.
Dalam pernyataannya, Nasaruddin Umar mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam layanan haji, meskipun secara umum pelaksanaannya berjalan lancar. “Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh jemaah atas segala kekurangan selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (14/7).
Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh kelembutan dan ketulusan, mencerminkan karakter beliau yang sejuk dan menenangkan. Sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal dan cendekiawan muslim terkemuka, Nasaruddin Umar dikenal luas sebagai sosok yang memadukan kecerdasan intelektual dengan kedalaman spiritual. Kepemimpinannya di Kementerian Agama telah memberikan warna baru dalam birokrasi keagamaan yang lebih humanis dan inklusif.
Momen permintaan maaf ini juga menjadi refleksi 75 tahun perjalanan Kementerian Agama dalam mengelola penyelenggaraan ibadah haji. Dalam rentang waktu tersebut, haji telah berkembang menjadi salah satu tugas negara yang sangat kompleks, mencakup aspek logistik, diplomasi, hingga pelayanan umat. Di tengah segala tantangan tersebut, sikap Nasaruddin Umar menunjukkan bahwa keberanian meminta maaf bukanlah kelemahan, tetapi justru wujud tanggung jawab dan kedewasaan moral.

Gaya komunikasinya yang menenangkan memperlihatkan betapa pentingnya pendekatan spiritual dan empatik dalam kepemimpinan publik. Di saat banyak pejabat memilih bersikap defensif, Nasaruddin Umar justru tampil sebagai figur yang bersedia mendengar dan merangkul, tak segan mengakui kekurangan institusi yang dipimpinnya.
Sebagai ulama yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan kedamaian, Nasaruddin Umar berhasil menyampaikan pesan kuat bahwa ibadah haji bukan hanya soal teknis, tapi juga menyangkut rasa keadilan dan ketulusan pelayanan kepada umat. Ia memberikan contoh nyata bahwa birokrasi bisa dibingkai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keteladanan moral.
Dengan ketulusan itu, publik tak hanya melihat Menteri Agama, tetapi juga seorang pemimpin umat yang tetap menjunjung tinggi amanah dan etika spiritual. Sebuah keteladanan yang patut diapresiasi dan dijadikan panutan dalam dunia kepemimpinan nasional. (Humas Kemenag, Baryachi)

